3 PUISI CINTA DAN RINDU UNGKAPAN RASA HATI YANG DALAM

Tiga buah puisi cinta dan rindu ini merupakan puisi indah sebagai ungkapan rasa hati sang penulis puisi. Ada tiga judul puisi tentang cinta yang kali ini akan Hida bagikan untuk sahabat. 

1. Puisi cinta berjudul Kabar Dari Angin Malam 

Puisi berjudul kabar dari angin malam ini merupakan puisi yang berisi tentang sebuah kerinduan seorang laki-laki yang berharap cepat menemukan cinta sebagai tambatan hatinya. Puisi ini sedikit pendek namun isi dan pesannya jelas. Mudah dipahami serta indah untuk kita baca. Dan inilah puisi Kabar dari angina malaam untuk sahabat Hida. 

KABAR DARI ANGIN MALAM
Oleh: Ahmad Nadzir

Di malam yang semakin sunyi itu
Silir angin malam yang berasa salju mendekapku
Sambil berbisik "ada gadis yang sedang merindumu"
"Apa benar wartamu itu?" tanyaku
"Bukankah aku tak pernah dustaimu?" ia balik menyuguihi tanya
Untuk jawab sendiri
"Pada hari esok dan entah kapan itu, dia akan datang tuk menemuimu" hiburnya padaku
Setelah malam itu pun aku di rundung rasa ingin bertemu
23-9-2013

2. Puisi Cinta berjudul Dalam Gelisah Mencari Jawab 

Puisi dalam gelisah mencari jawab ini karya dari Ahmad Nadzir . dalam puisi ini menggambarkan tentang seorang yang sedang jatuh cinta kepada seorang gadis namun tidak ada kejelasan atas perasaannya itu. Hehey,. Entah apa maksudnya mendingan langsung aja sahabat baca dan pahami sendiri puisinya dibawah ini.

Gambar puisi renungan cinta dan kerinduan dari Ahmad Nadzir
source image : shazaphoto.blogspot.com

DALAM GELISAH MENCARI JAWAB
Puisi by : Ahmad Nadzir

Sampai pada detik yang dalam peluknya aku menulis puisi ini
aku belum bisa benarbenar memahami
kenapa bayang ayu wajahmu menggelayutgelayut
dalam benakku tanpa meski sejenak henti
semenjak seminggu yang lalu aku trus jumpai kamu saat sendiri bersama sepi

9/29/2013

3. Puisi Pena Kertas, Puisi Renungan Jiwa Dari Sebuah Ungkapan Hati Yang Dalam

Puisi pena kertas ini merupakan tentang sebuah ungkapan hati yang dalam dari penulisnya. Puisi ini terlihat cukup menarik dan memiliki makna yang dalam jika kita salami dan runungkan. Sebuah ungkapan hati dan renungan jiwa yang istimewa kalau saya bilang. Entah apa maksud puisi yang sebenarnya saya sendiri juga kurang paham, tetapi mungkin ini berguna bagi sahabat Hida sebagai seorang pecinta puisi sejati. Baik silahkan langsung simak puisi renungan “Pena Kertas” berikut ini.


PENA KERTAS
Oleh: Ahmad Nadzir

Apa kabar penaku?
Apa kabar kertasputihku?

Lama sudah kalian dan aku tidak bersua
Kalian merindukan sentuhan jemariku?
Kalaupun tidak
Ketahuilah, aku merindu

Maaf kertas, jika kau kubiarkan tanpa warna
Maaf pena, jika kau kubiarkan menahan supaya kau tak menetaskan tintamu

Bukan aku tak lagi peduli
Hanya, tinta dalam tempurung kepalaku
Membeku

Garing karna panas dadaku yang membakar

Tapi hujan tadi pagi sudah meredamkan baranya
Dan tintaku ter airi lagi

Cair …

Tintaku kembali mengalir
Dari dalam tempurung kepala, disaring oleh hati, dan ke kepala lagi, memancar di ujung jemari

Mengertas ..


23/9/2013

Itulah tiga buah puisi cinta dan renungan jiwa atas ungkapan hati yang dalam karya dari Ahmad Nadzir dan dibagikan untuk sahabat semua. Puisi ini dapat juga disebut sebagai puisi rindu dan kangen, puisi renungan, serta nasehat lainya. Baiklah sahabat, semoga apa yang Hida bagikan kali ini menambah manfaat. 
Hida
Hida Seorang Pengajar di salah satu sekolah swasta, Suka menulis puisi dan cerpen, dan saat ini setidaknya telah memiliki ratusan judul puisi dan puluhan cerpen, melalui blog ini berharap karya saya dapat bermanfaat dan menginspirasi sahabat pembaca.